Minggu, 26 Oktober 2014

v-class pa bheta ke dua


Pertanyaan:
  1. Jelaskan tentang Network Operating System dan Distributed Operating System, dan jelaskan perbedaannya.
  2. Carilah contoh-contoh Sistem Operasi Terdistribusi, terangkan Sistem Operasi Terdistribusi tersebut
Jawaban:
1.      Sistem operasi jaringan (Inggrisnetwork operating system) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, sepertilayanan berbagi berkaslayanan berbagi alat pencetak (printer)DNS ServiceHTTPService, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.

Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:
§ Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServerNovell UnixWare, atau Solaris
Disingkat dengan NOS. Sistem operasi yang diperuntukkan untuk jaringan komputer. NOS mengelola interaksi antara komputer pribadiLAN, dan server, yang memungkinkan PCmengakses informasitransaksi, dan koordinasi komunikasi, dan dipakai bersama.
- Distributed Operating System: Sistem operasi yang mengelola sekelompok komputer independen, dan membuat merekaseolah hanya sebuah komputer, dikenal sebagai sistem operasi terdistribusi. Perkembangan jaringan komputer yang dapat dihubungkan, dan dibuat untuk berkomunikasi satu sama lain yang memunculkan ide komputasi terdistribusi. Perhitungan terdistribusi dilakukan oleh lebih dari satu mesin. Ketika komputer dalam suatu kelompok kerja  sama, maka mereka akan membuat sistem terdistribusi .

Amoeba, Plan9 dan LOCUS ( yang dikembangkan antara tahun 1980-an ) adalah beberapa contoh Distributed Operating System. 

Perbedaan antara Distributed Operating System dan Network Operating System :
PERBEDAAN DOS DAN NOS
ASPEK
DOS
NOS
Pengertian
Sebuah sistem operasi desktop yang ditujukan untuk komputer desktop dan digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti perrkantoran.
software yang berjalan pada server dan memungkinkan server untuk mengelola data, pengguna, kelompok, keamanan, aplikasi, dan fungsi jaringan lainnya. Sistem operasi jaringan dirancang untuk memungkinkan berbagi file dan akses printer antara beberapa komputer dalam jaringan, biasanya jaringan area lokal (LAN), suatu jaringan pribadi atau ke jaringan lain.
Contoh
Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Linux Ubuntu
Microsoft Windows Server 2003 , Microsoft Windows Server 2008 , UNIX , Linux , Mac OS X , Novell NetWare , dan BSD
Fungsi
1.      Administrasi jaringan.
2.      Memanagement file yang di butuhkan klien dengan menggunakan fitur sharing.
1.      Memanagement file dalam PC.
2.      Mengatur input output data dalam PC.













Kekurangan dan Kelebihan DOS dan NOS
ASPEK
DOS
NOS
Windows XP
Windows Vista
Windows Server 2003
Mikrotik
Kekurangan
1. Tidak adanya Java Virtual Machine seperti generasi-generasi Windows sebelumnya.
1.Membutuhkan resource yang sangat besar.
1. Minimum Hardware yang digunain harus agak tinggi spesifikasinya.
1. Tidak dapat digunakan sebagai Web Server / DNS Server.
2. Terjangkiti virus apabila tidak dipasang antivirus.
2. Banyak aplikasi yang tidak compatible dengan Windows Vista.
2. Kurangnya aplikasi security bawaan.
2. Kurangnya fitur/fitur lanjutan dalam Mikrotik.
Kelebihan
1. Microsoft Windows XP memiliki stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.
1. Tampilan yang lebih bagus daripada Windows XP.
1. Dalam Windows Server 2003 alat-alat berbagi pakai dapat diintegrasikan secara otomatis melalui terminal server.
1. Tidak perlu menginstal aplikasi lagi.
2. Windows XP dapat digunakan untuk berbagi aplikasi secara real time ke seluruh dunia.
2. Mampu membaca RAM hingga 16 GB( tergantung motherboard yang digunakan ).
2. Lebih mudah dalam penggunaannya karena administrative tool yang lebih user friendly.
2. Dapat mengkonfigurasi routing dengan mudah.



2.      Berikut ini adalah beberapa contoh dari Sistem Informasi Terdistribusi :

• Amoeba (Vrije Universiteit)
Amoeba adalah sistem berbasis mikro-kernel yang tangguh yang menjadikan banyak workstation personal menjadi satu sistem terdistribusi secara transparan. Sistem ini sudah banyak digunakan di kalangan akademik, industri, dan pemerintah selama sekitar 5 tahun.

• Angel (City University of London)
Angel didesain sebagai sistem operasi terdistribusi yang pararel, walaupun sekarang ditargetkan untuk PC dengan jaringan berkecepatan tinggi. Model komputasi ini memiliki manfaal ganda, yaitu memiliki biaya awal yang cukup murah dan juga biaya incremental yang rendah. Dengan memproses titik-titik di jaringan sebagai mesin single yang bersifat shared memory, menggunakan teknik distributed virtual shared memory (DVSM), sistem ini ditujukan baik bagi yang ingin meningkatkan performa dan menyediakan sistem yang portabel dan memiliki kegunaan yang tinggi pada setiap platform aplikasi.

• Chorus (Sun Microsystems)
CHORUS merupakan keluarga dari sistem operasi berbasis mikro-kernel untuk mengatasi kebutuhan komputasi terdistribusi tingkat tinggi di dalam bidang telekomunikasi, internetworking, sistem tambahan, realtime, sistem UNIX, supercomputing, dan kegunaan yang tinggi. Multiserver CHORUS/MiX merupakan implementasi dari UNIX yang memberi kebebasan untuk secara dinamis mengintegrasikan bagian-bagian dari fungsi standar di UNIX dan juga service dan aplikasi-aplikasi di dalamnya.

• GLUnix (University of California, Berkeley)
Sampai saat ini, workstation dengan modem tidak memberikan hasil yang baik untuk membuat eksekusi suatu sistem operasi terdistribusi dalam lingkungan yang shared dengan aplikasi yang berurutan. Hasil dari penelitian ini adalah untuk menempatkan resource untuk performa yang lebih baik baik untuk aplikasi pararel maupun yang seri/berurutan. Untuk merealisasikan hal ini, maka sistem operasi harus menjadwalkan pencabangan dari program pararel, mengidentifikasi idle resource di jaringan, mengijinkan migrasi proses untuk mendukung keseimbangan loading, dan menghasilkan tumpuan untuk antar proses komunikasi.

• GUIDE
Guide (Grenoble Universities Integrated Distributed Environment) adalah sistem operasi terdistribusi yang berorientasi obyek untuk pempangunan dan operasi dari aplikasi terdistribusi pada PC atau server dengan jaringan yang tersambung LAN.
Guide adalah hasil penggabungan Bull and the IMAG Research Institute (Universities of Grenoble), yang telah membangun Bull-IMAG joint Research Laboratory. Ini juga memiliki kaitan erat dengan COMANDOS Esprit Project (Construction and Management of Distributed Open Systems) dan BROADCAST Esprit Basic Research project.

• Hurricane
Sistem operasi Hurricane memiliki hierarki sebagai sistem operasi dengan cluster yang merupakan implementasi dari Hector multiprocessor. Peng-cluster-an mengatur resource pada sistem, menggunakan pasangan yang ketat antara cluster, dan kehilangan pasangan pada cluster. Prinsip sistem terdistribusi diaplikasikan dengan mendistribusikan dan mereplika servis pada sistem dan objek data untuk meningkatkan kelokalan, meningkatkan konkurensi, dan untuk mencegah sistem terpusat, sehingga membuat sistem berimbang.

• Mach (Carnegie Mellon University)
Mach adalah satu dari beberapa komunitas penelitian tentang sistem operasi. Sistem ini aslinya dimulai di CMU, dan Mach menjadi basis dari banyak sistem penelitian.
Walaupun pekerjaan dengan Mach di CMU sudah lama tidak diterapkan, tetapi masih banyak kelompok-kelompok lain yang masih menggunakan Mach sebagai basis pada penelitiannya.


• Mach at OSF (OSF Research Institute)
OSF Research Institute masih menggunakan teknologi yang dimulai dari CMU dan
menggunakan ini sebagai basis dari banyak penelitian, termasuk sistem operasi untuk mesin pararel , kernel berorientasi objek yang aman, dan penelitian-penelitian tentang sistem operasi yang lain.

• Maruti (University of Maryland) Group Members
Maruti adalah sistem operasi berbasis waktu, yang merupakan proyek di University of Maryland. Dengan Maruti 3.0, kita memasuki fase baru pada proyek ini. Menurut mereka, mereka memiliki sistem operasi yang lebih nyaman untuk kalangan yang lebih luas.

• Masix (Blaise Pascal Institute MASI Laboratory)
Masix adalah sistem operasi terdistribusi yang berbasis pada mikro kernel dari Mach, yang saat ini di bawah pengembangan dari MASI Laboratory. Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk secara simultan mengeksekusi banyak data aplikasi personal, yang berjalan baik baik di semua platform, baik Unix, DOS, OS/2 dan Win32.

• MOSIX (Hebrew University, Jerusalem, Israel)
Sebuah solusi untuk masalah saat ini menjadi ada untuk lingkungan multikomputer, yang disebut MOSIX. Mosix adalah pengembangan dari UNIX, yang mengijinkan user untuk menggunakan resource yang ada tanpa ada perubahan pada level aplikasi. Dengan penggunaan yang transparan, algoritma proses migrasi dinamis, MOSIX melayani servis jaringan, seperti NFS, TCP/IP, dari UNIX, untuk level proses, dengan menggunakan penyeimbangan load dan distribusi dinamis pada cluster-cluster yang homogen.

• Plan 9 (Bell Labs Computing Science Research Center)
Plan 9 adalah sistem operasi baru yang dibangun di Bell Labs. Ini adalah sebuah sistem yang terdistribusi. Pada kebanyakan konfigurasi, ini menggunakan tiga macam komponen : terminal yang ada pada meja pengguna, server file yang menyimpan data permanen, dan server CPU yang melayani CPU lainnya lebih cepat, authentikasi user, dan network gateways. Salah satu kesemuan yang menarik dari Plan 9 adakah pengiriman file yang esensial pada semua servis system.


• Puma and relatives (Sandia National Laboratory)
Sistem operasi Puma menargetkan aplikasi dengan performa tinggi yang dipasangkan dengan arsitektur memory terdistribusi. Ini adalah turunan dari SUNMOS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar