Senin, 14 Januari 2013

Delphi




Sejarah Bahasa Pemrograman Delphi
Delphi merupakan salah satu jenis bahasa pemrograman yang fleksibel penggunaannya untuk mengembangkan aplikasi program underWindows dengan tampilan yang smooth seperti pada Sistem Operasi Windows itu sendiri..
Mendengar kosakata Delphi mungkin orang sudah tidak asing dengan nama ini yang memang menggunakan kosakata bahasa Yunani. Konon dalam sejarah mitologi Yunani, Delphi adalah kuil yang dibangun untuk menyembah Dewa Apollo, salah satu Dewa yang disegani oleh orang-orang Yunani selain Dewa-Dewa lain seperti Jupiter, Titan dan lain sebagainya.
Borland sebagai pengembang perangkat lunak yang sudah ada sejak era 1980′an menggunakan ikon dan nama Delphi sebagai salah satu perangkat lunak pembantu pemrograman untuk membuat program yang sudah mengarah ke Pemrograman Yang Berorientasi pada Objek atau dikenal dengan istilah OOP (Object Oriented Programming).
Semenjak zaman produk-produk “turbo” dengan Turbo Pascal, Turbo/Borland C/C++, Turbo Assembler
belasan tahun silam hingga RAD Tool Delphi, C++ Builder saat ini. Kesemua jajaran produk borland tersebut pernah berjaya sebagai produk-produk unggulan di masanya.
 
Perjalanan Panjang Delphi
 
Mengenal Delphi berarti kita harus melakukan perjalanan ulang (flash-back), dimana Delphi sendiri sudah melalui perjalanan panjang nan berliku-liku dan ujian dalam sejarahnya hingga dapat hadir dan dipakai hingga saat ini.
Pertama, dimulai dengan ide brilian Prof. Niclaus Wirth yang mengemukakan paparan tentang Struktur Data dan Algoritma (Algorthm and Data Structure). Prof. Niklaus Wirth menerjemahkan paparan ini yang kemudian dikristalisasi ke dalam bahasa yang populer dan digunakan pertama kalinya sebagai bahasa yang berorientasi pada hal-hal yang Science dan Ilmiah yaitu Pascal. Pascal sendiri kemudian distandarisasi ke dalam ANSI PASCAL (Pascal umum) oleh badan standarisasi Amerika Serikat (ANSI).
Kemudian, 20 Nopember 1983, Borland melakukan riset untuk menerjemahkan ide dari kristalisasi ANSI Pascal (Pascal yang distandarisasi) yang kemudian menelurkan kompiler Pascal ke dalam pengembangan perangkat lunaknya yaitu Turbo Pascal 1.0. Turbo Pascal 1.0 berjalan pada sistem operasi PC/MS DOS dengan keterabatasan memory yang saat itu bisa berjalan pada ukuran 1 Mbyte saja.
Pada 17 April 1984, Borland kembali merevisi ulang perangkat lunak Turbo Pascal 1.0 menjadi Turbo Pascal 2.0.
Pada 17 September 1986, Borland kembali merevisi ulang perangkat lunak Turbo Pascal 2.0 menjadi Turbo Pascal 3.0.
Pada 20 Nopember 1987, Borland kembali merevisi ulang perangkat lunak Turbo Pascal 3.0 menjadi Turbo Pascal 4.0
Pada 24 Agustus 1988, Borland kembali merevisi ulang perangkat lunak Turbo Pascal 4.0 menjadi Turbo Pascal 5.0
Pada 2 Mei 1989, Borland kembali merevisi ulang perangkat lunak Turbo Pascal 5.0 menjadi Turbo Pascal 5.5
Pada 23 Oktober 1990, Borland kembali merevisi ulang perangkat lunak Turbo Pascal 5.5 menjadi Turbo Pascal 6.0
Pada 13 Pebruari 1991, Borland melakukan migrasi perangkat lunaknya ke dalam platform sistem operasi Microsoft Windows dengan menelurkan produk Turbo Pascal for Windows 1.0.
Pada 8 Juni 1992, Borland merevisi ulang perangkat lunak Turbo Pascal for Windows 1.0 menjadi Turbo Pascal for Windows 1.5
Pada 27 Oktober 1992, Borland melakukan revitalisasi Turbo Pascal 6.0 dan mengarahkan platform perangkat lunaknya menuju pemrograman berorientasi pada objek dengan menelurkan produk Borland Pascal 7.0 (With Objects).
Pada 14 Pebruari 1995, bertepatan dengan hari Valentine, untuk pertama kalinya dalam sejarah Borland menelurkan produk terbarunya, yang merupakan gabungan pengembangan Turbo Pascal for Windows 1.5 dan Borland Pascal 7.0 (With Objects) dengan menerlurkan Borland Delphi for Windows 95 atau Borland Delphi 1.0. Delphi versi ini berjalan pada Windows 3.1 atau Windows 16 bit.
Pada 10 Pebruari 1996, setahun setelah kelahiran Delphi 1.0, Borland kembali merevisi ulang perangkat lunak ini dan menelurkan produkBorland Delphi 2.0. Delphi versi ini berjalan pada Windows 95 atau Delphi 32 bit.
Tanggal 5 Agustus 1997, Borland kembali merevisi ulang Delphi 2.0 dan menelurkan produk Borland Delphi 3.0. Delphi versi ini berjalan pada Windows 95 ke atas dengan tambahan fitu rinternet atau web.
Pada 17 Juni 1998, Borland kembali merevisi ulang Delphi 3.0 dan menelurkan produk Borland Delphi 4.0.
Pada 10 Agustus 1999, Borland kembali merevisi ulang Delphi 4.0 dan menelurkan produk Borland Delphi 5.0.
Pada 21 Mei 2001, Borland kembali merevisi ulang Delphi 5.0 dan menelurkan produk Borland Delphi 6.0.
Pada 9 Agustus 2002, Borland kembali merevisi ulang Delphi 6.0 dan menelurkan produk Borland Delphi 7.0.
Pada 22 Desember 2003 bertepatan dengan The Mother Day alias Hari Ibu Nasional, Borland melakukan migrasi untuk memindahkan platform Delphi ke arah pemrograman .NeT (dot NET) dengan menelurkan produkBorland Delphi 8.0 for .NET.
Pada 12 Oktober 2004, Borland menggabungkan pengembangan perangkat lunak C# dan Delphi ke dalam satu kendali Integrated Develompment and Environment (IDE) dengan menelurkan produkBorland Delphi 2005.
Pada 10 Oktober 2005, Borland kembali merevisi ulang perangkat lunakn Delphi 2005 ke dalam perangkat lunak baru Borland Delphi Studio 2006.
Semua info sejarah ini diambil dari History of Delphi.


Beberapa kelebihan bahasa programan Delphi:
1. Komponen dapat dipakai ulang dan dapat dikembangkan
Delphi mempermudah pembuatan program bagi komponen-komponen Windows seperti label, button dan bahkan dialog dan lainnya. Komponen ini dapat diatur sesuai dengan kebutuhan kita si pembuat program.
2. Dapat mengakses VBX.
Dengan Delphi kita dapat langsung mengakses komponen VBX yang sudah merupakan satu kesatuan dan dapat langsung digunakan .
3. Template Aplikasi dan template Form
Dalam Delphi telah didefinisikan template aplikasi dan template Form yang dapat dipakai untuk membuat semua form aplikasi dengan lebih cepat.
4. Lingkungan pengembang Delphi
Lingkungan yang disedia pada Delphi sangat mudah untuk digunakan dalam pengembangan aplikasi yang produktif.
5. Program terkompilasi.
Kebanyakan lingkungan pengembang visual pada windows menyatakan dapat mengkompilasi program. Namun sebenarnya mereka hanya dapat mengkompilasi sebagian program dan kemudian mengabungkan interpreter dan pcode dalam sebuah file. Dengan cara ini akan menghasilkan aplikasi dengan eksekusi yang lambat. Namun dengan pemrograman delphi output yang dihasilkannya merupakan file yang benar-benar terkompilasi tanpa interpreter dan pcode sehinga dapat berjalan lebih cepat. Program Delphi yang kecil dapat diserahkan dalam bentuk sebuah file EXE tanpa harus menyertakan file DLL.
6. Kemampuan mengakses data dalam bermacam format.
Dalam Delphi terdapat BDE ( Borland Database Engine) yang digunakan untuk mengakses format file data yang ada. BDE telah melalui beberapa tahap pengembangan, yang sebelumnyaBDE dikenal dengan ODAPI , kemudian IDAPI. Sekarang BDE sudah menjadi standar untuk akses semua jenis data yang ada saat ini. BDE juga dapat mengakses Database Client / Server seperti Sybase, SQL Server, Oracle dan Borland Interbase. Bila dibandingkan dengan microsoft ODBC , BDE lebih unggul dalam hal unjuk kerjannya, hal ini karena BDE memiliki bentuk yang lebih mendekati format database tujuannya.



PHP (Hypertext Preprocessing)




PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.
Contoh terkenal dari aplikasi PHP adalah phpBB dan MediaWiki (software di belakang Wikipedia). PHP juga dapat dilihat sebagai pilihan lain dari ASP.NET/C#/VB.NET Microsoft, ColdFusion Macromedia, JSP/Java Sun Microsystems, dan CGI/Perl. Contoh aplikasi lain yang lebih kompleks berupa CMS yang dibangun menggunakan PHP adalah Mambo, Joomla!, Postnuke, Xaraya, dan lain-lain.
Sejarah PHP
Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs Personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.
Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP dirubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.
Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain
• Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
• Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana – mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, nginx, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
• Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis – milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
• Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
• PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.
Hello World
Program Hello World yang ditulis menggunakan PHP adalah sebagai berikut:
echo "Halo Dunia" ;
?>
Contoh program yang lebih kompleks
Berikut ini adalah contoh program yang relatif lebih kompleks yang ditulis dengan menggunakan PHP. Contoh program ini adalah program untuk menampilkan barisan bilangan Fibonacci.

Sejarah Pemrograman Fortran





Fortran adalah salah satu bahasa pemrograman komputer penting.
Fortran dikembangkan pada tahun 1950an oleh International Business Machines Corporation (IBM) dan terutama ditujukan untuk aplikasi ilmiah dan teknik.
Sejak pertama kali didesain, Fortran terus digunakan untuk keperluan komputasi ilmiah dan numerik, terutama di bidang-bidang seperti ilmu komputasi dan pemodelan iklim.
Kenyataan ini membuat Fortran menjadi bahasa pemrograman yang paling umum digunakan untuk aplikasi numerik.
Sebagian orang berpendapat Fortran mencapai popularitasnya karena dibuat mendahului bahasa pemrograman lainnya.
Sebab lain, bahasa pemrograman ini terus disempurnakan serta ditambahkannya berbagai fitur yang berguna bagi aplikasi sains dan teknik.
Fortran juga banyak digunakan karena mempertahankan kompatibilitas dengan versi lama meskipun telah bermunculan versi yang lebih baru.
Bahasa ini juga memiliki kompiler yang mampu menangani kode lebih cepat, sehingga sangat cocok untuk penggunaan ilmiah.
Sebuah tim programer IBM yang dipimpin oleh John Backus, dianggap sebagai peletak pondasi Fortran dan memperkenalkan kompiler pertama pada tahun 1957.
Pada awalnya Fortran diciptakan untuk komputer IBM 704. Dengan struktur kontrol dan komponen input/output bahasa ini segera mencapai popularitas.
Segera, tim ini memperkenalkan kompiler lain yang dirancang untuk digunakan pada model komputer IBM lainnya.
Dalam waktu singkat, produsen lain merasa harus membuat compiler Fortran yang sesuai dengan komputer mereka sendiri sehingga pada tahun 1960an telah terdapat puluhan kompiler.
Sayangnya, penciptaan kompiler berbeda yang begitu banyak menyebabkan masalah kompatibilitas.
Pada tahun 1966, masalah kompatibilitas berhasil ditangani setelah terbentuknya American national standard.
Namun, hal ini tidak sepenuhnya membendung terjadinya variasi. Segera, standardisasi lebih lanjut diperlukan sehingga lahirlah apa yang disebut Fortran 77.
Salah satu fitur yang membuat Fortran menonjol adalah karena portabilitas yang mudah.
Fortran juga relatif mudah dikuasai sehingga orang yang tidak memiliki latar belakang komputer bisa mempelajarinya pula.

Kelebihan :
  • FORTRAN bisa menangani ekspresi matemática dan logika yang kompleks. Pernyataanya cukup pendek dan sederhana.
  • Program FORTRAN yang dikembangkan pada satu tipe komputer bisa dengan mudah dimodifikasi agar bisa bekerja pada tipe yang lain.
 Kekurangan :
  • FORTRAN tidak menangani operasi input dan output pada peralatan penyimpanan seefisien bahasa lain yang levelnya lebih tinggi
  • Memiliki keterbatasan untuk mengekspresikan dan memproses data nonnumerik
  • Tidak bisa dibaca atau dipahami semudah bahasa level tinggi yang 
           Terdapat beberapa hal yang menjadikan bahasa pemrograman Fortran lebih unggul dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain yaitu,
  1. proses eksekusi / kompilasi program yang cukup cepat.
  2. metode penulisan program sangat fleksibel, setiap bagian blok program dapat ditulis secara tidak berurutan.
  3. mendukung teknik kompilasi secara menyeluruh (all compilation), maksudnya misalkan kita memiliki 5 buah file Fortran yang saling berhubungan maka semua file tersebut dapat langsung dikompilasi semua dalam satu perintah dengan bantuan makefile yang kita buat, bagian ini akan dijelaskan pada bab yang akan datang.
  4. memilki kompilator (compiler) yang cukup banyak berkembang.
         Masih banyak keunggulan yang dimiliki oleh bahasa pemrograman ini yang mungkin dapat dirasakan ketika kita membuat program.
 




Struktur Bahasa Pemrograman Java


konstanta,variable dan tipe data yang sering kita gunakan dalam bahasa pemrograman java.secara istilah  ilmu komputer arti dari struktur data adalah cara penyimpanan,penyusunan data di didalam komputer sehingga lebih tertata rapi dan efisien saat digunakan.sedangkan Dalam teknik pemrograman, struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna.struktur data juga dapat digunakan dalam pengolahan database misalnya untuk keperluan keunangan,selain bisa digunakan dalam pengolahan database,struktur data juga bisa digunakan dalam pengolahan kata.dalam mempelajari struktur data kita mengenal beberapa istilah yaitu;
1. Konstanta
Dalam struktur data kita perlu menggunakan konstanta  agar program yang kita buat bisa lebih        mudah diperbaiki apabila terjadi kesalahan.sealain itu dengan konstanta kita nisa memberikan nama yang mudah dimengerti dan dipahami
2. Variabel
Variabel adalah lokasi di memori yang kita siapkan dan kita beri nama khas untuk menampung suatu nilai dan atau mengambil nilai kembali tersebut.
3. Tipe data
Dalam aplikasi java sudah banyak menyediakan tipe data sederhana yang siap kita pakai diantanya:
a. Integer
Integer adalah tipe data nilainya merupakan bilangan bulat.
b. Boolean
Boolean digunakan untuk merepresentasikan logika. Bo0lean hanya dapat bernilai True(1) dan False(0).
c.  Real
Real biasanya digunakan untuk merepresentasikan nilai pecahan.
d.  Char
Tipe data karakter hanya dapat menampung satu karakter saja dan mengalokasikan satu byte memori.



Sejarah Bahasa Pemrogroman Java





Pada 1991, sekelompok insinyur Sun dipimpin oleh Patrick Naughton dan James
Gosling ingin merancang bahasa komputer untuk perangkat konsumer seperti cable
TV Box. Dikarenakan perangkat tersebut tidak memiliki banyak memori, bahasa
harus berukuran kecil dan mengandung kode yang liat. Juga karena manufakturmanufaktur
berbeda memilih processor yang berbeda pula, maka bahasa harus
bebas dari manufaktur manapun. Proyek diberi nama kode ”Green”.

Kebutuhan untuk fleksibilitas, kecil, liat dan kode yang netral terhadap platform
mengantar tim mempelajari implementasi Pascal yang pernah dicoba. Niklaus Wirth,
pencipta bahasa Pascal telah merancang bahasa portabel yang menghasilkan
intermediate code untuk mesin hipotesis. Mesin ini sering disebut dengan mesin
maya (virtual machine). Kode ini kemudian dapat digunakan di sembarang mesin
yang memiliki interpreter. Proyek Green menggunakan mesin maya untuk mengatasi
isu utama tentang netral terhadap arsitektur mesin.


Karena orang–orang di proyek Green berbasis C++ dan bukan Pascal maka
kebanyakan sintaks diambil dari C++, serta mengadopsi orientasi objek dan bukan
prosedural. Mulanya bahasa yang diciptakan diberi nama ”Oak” oleh James Gosling
yang mendapat inspirasi dari sebuah pohon yang berada pada seberang kantornya,
namun dikarenakan nama Oak sendiri merupakan nama bahasa pemrograman yang
telah ada sebelumnya, kemudian SUN menggantinya dengan JAVA. Nama JAVA
sendiri terinspirasi pada saat mereka sedang menikmati secangkir kopi di sebuah
kedai kopi yang kemudian dengan tidak sengaja salah satu dari mereka
menyebutkan kata JAVA yang mengandung arti asal bijih kopi. Akhirnya mereka
sepakat untuk memberikan nama bahasa pemrograman tersebut dengan nama Java.

Produk pertama proyek Green adalah Star 7 (*7), sebuah kendali jarak jauh yang
sangat cerdas. Dikarenakan pasar masih belum tertarik dengan produk konsumer
cerdas maka proyek Green harus menemukan pasar lain dari teknologi yang
diciptakan. Pada saat yang sama, implementasi WWW dan Internet sedang
mengalami perkembangan pesat. Di lain pihak, anggota dari proyek Green juga
menyadari bahwa Java dapat digunakan pada pemrograman internet, sehingga
penerapan selanjutnya mengarah menjadi teknologi yang berperan di web.



Pada versi awal kemunculan bahasa pemrograman JAVA pada tahun 1996. JAVA meluncurkan JAVA versi 1.0 yang berisi paket standard awal JAVA, yang kemudian terus berkembang hingga sekarang. Terdapat banyak paket dalam versi ini, antara lain:
  1. java.lang : Peruntukan kelas elemen-elemen dasar.
  2. java.io : Untuk sistem input output.
  3. java.util : Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas kelas penanggalan.
  4. java.net : Untuk kelas TCP/IP yang memungkinkan satu komputer bisa berinteraksi dengan komputer lain.
  5. java.awt : Yaitu paket dasar java GUI.
  6. java.applet : Desain antarmuka untuk web.
Kelebihan dari bahasa pemrograman JAVA ini adalah:
  1. Multiplatform, yaitu bahasa pemrograman ini bisa dibaca oleh platform lain. Sesuai seperti prinsipnya yaitu “Write Once, Run Anyway” atau “Tulis Sekali, Jalankan dimana saja”. Maksudnya menuliskan suatu program sekali, maka program tersebut bisa dijalankan di sistem operasi lain. Hal ini terjadi di JAVA karena JAVA dikompilasi ke dalam bahasa mesin (bytecode).
  2. OOP (Object Oriented Programming). Bahasa pemrograman JAVA telah mendukung sepenuhnya bahasa pemrograman berorientasi objek.
  3. Bergaya Bahasa C++.
Kekurangan dari bahasa pemrograman JAVA antara lain:
  1. Write Once, Run Anyway“. Bahasa JAVA masih belum sepenuhnya multiplaform. Karena seperti pada SWT-AWT sampai sekarang belum bisa berjalan di Mac OSX.
  2. Pengunaan memori lebih banyak daripada bahasa pemrograman lain, karena bahasa JAVA ini di kompilasi ke dalam bentukbytecode. Maka komputer akan menterjemahkan bahasa mesin ini agar bisa dikompilasi secara sempurna.
Tahap kompilasi bahasa pemrogramana JAVA:
  1. Tulis program, simpan ke dalam extensi *.java.
  2. Kompilasi file java tadi sehingga terdapat file *.class.
Nah, dalam perkembangan JAVA saat ini, JAVA banyak digunakkan di banyak bidang aplikasi, antara lain: Java Desktop Application, J2me (Java Micro Edition) atau sering dikenal Java for Mobile, Java Web Server (JSP, JSF), Java Applet, dan Java untuk TV Cable.

Stuktur Bahasa Pemrograman C++


truktur B
Bentuk dasar bahasa C secara umum :
  1. Praprosessor
  2. Prototipe Fungsi
  3. Variabel
  4. Fungsi
/* Bentuk Program C */ ß—- bentuk komentar
#include <stdio.h> ß— praprosessor
float jumlah(float x, float y); ß— prototipe fungsi
main() ß—- fungsi
{
int a = 6;
int b = 3; ß— variabel
float c;
.
.
}
float jumlah(float x,float y); ß— fungsi

Pada hakekatnya program C merupakan susunan dari beberapa fungsi. Program yang paling sederhana harus memiliki sebuah fungsi.
Dasar Pemrograman C
Tipe kesalahan pada C:
  1. Kesalahan Sintax
Bahasa C hanya dapat dieksekusi jika program tersebut memiliki sintak yang telah sepenuhnya benar. Jika tidak maka proses akan berhenti dan memberikan pesan kesalahan.
  1. Kesalahan Run-time
Kesalahan tidak akan muncul sebelum program dijalankan. Kesalahan ini juga disebut exception karena menunjuk adanya sesuatu yang ganjil (tidak benar).
  1. Kesalahan Logika
Program akan tetap berjalan dengan sukses tanpa pesan kesalahan namun program tidak sesuai dengan yang diinginkan programmer.
Elemen Dasar C:
  1. Pengenal (identifier)
Merupakan nama yang digunakan sebagai tempat untuk variabel, fungsi dan konstanta yang didefinisikan oleh programmer.
Beberapa ketentuan khusus mengenai nama variabel:
  1. Tidak boleh diawali dengan angka
  2. Harus diawali dengan huruf atau karakter garis bawah (_) selanjutnya dapat diikuti huruf atau angka
  3. Tidak boleh menggunakan operator aritmatika seperti +,-,/,* dan karakter khusus seperti ;,#,@,$ dsb
  4. Tidak diperbolehkan menggunakan spasi jika terdiri dari dua kata atau lebih
  5. Tidak boleh menggunakan kata-kata yang telah memiliki arti khusus dalam bahasa C
  6. Panjang maksimum 32 karakter, jika lebih otomatis sistem hanya tetap mengenal 32 karakter
  1. Kata Kunci (keyword)
Bahasa C mempunyai sedikit kata kunci yaitu 32 kata kunci :
auto         double       int         struct
break        else         long        switch
case         enum         register    typedef
char         extern       return      union
const        float        short       unsigned
continue     for          signed      void
dDefault     goto         sizeof      volatile
do           if           static      while
  1. Tipe data Dasar
Berdasarkan jenisnya dapat dibagi menjadi 4 tipe data dasar:
    1. Tipe Integer : untuk menyimpan data bernilai bilangan bulat
    2. Tipe Float : untuk menyimpan data bernilai real
    3. Tipe Char : menyimpan data berupa karakter yaitu huruf, simbol dan angka
    4. Tak Bertipe (void): digunakan apabila fungsi tidak menghasilkan nilai
  1. Variabel
Digunakan untuk menyimpan suatu nilai tertentu yang nilainya dapat diubah-ubah.
Deklarasi :     tipe daftar-variabel
Contoh:          int SKS;
float uas,uts,kuis,tugas;
Variabel juga dapat diberi nilai menggunakan tanda = misal:
int SKS=4;
char huruf=’A’;
main()
{
.
.
}
Dalam C, tanda sama dengan (=)juga dapat digunakan sebagai multiple assignment, misal:
x=y=z=9;  /*jika nilai x=9, y=9, z=9
Jika variabel ditempatkan diatas fungsi main () maka variabel tersebut merupakan variabel global sedangkan variabel lokal terletak di dalam suatu fungsi
  1. Konstanta
Nilai suatu konstanta tidak bisa berubah (bernilai tetap). Pendeklarasian mirip variabel, namun karena tidak berubah biasanya memakai praprosessor #define dan tidak diakhiri titik koma (;).
#define MAX 10
#define TRUE 1
#define FALSE 0
  1. Operator
Merupakan simbol khusus yang merepresentasikan perhitungan sederhana. Nilai yang digunakan disebut operand.
Tipe operator:
    1. Operator Penunjukan (assignment)
Memberikan nilai dari bagian sebelah kanan operator ke bagian sebelah kiri operator. Menggunakan tanda =. Termasuk: +=, -=, *=, /=, %=, dan **=
Contoh : x=x+1 sama artinya dengan x+=1
    1. Operator Aritmatika
Standard aritmatika dalam bahasa C:
  1. Penambahan : plus (+)
  2. Perkalian : asterik (*)
  3. Pengurangan : minus (-)
  4. Pembagian : / (dapat digunakan baik untuk data tipe integer maupun float)
  5. Sisa hasil bagi : modulus (%) hanya dapat digunakan untuk tipe integer
  6. Parenthesis (tanda kurung) juga dapat digunakan
Dalam C juga dikenal : increment (++) dan decrement (–)
    1. Operator Relasional
Operator untuk membandingkan kesamaan dua nilai digunakan tanda == (bukan =) dan menghasilkan sebuah ekspresi boolean
Operator lainnya:
  1. x != y (x tidak sama dengan y)
  2. x > y (x lebih besar dari y)
  3. x < y (x lebih kecil dari y)
  4. x >= y (x lebih besar atau sama dengan y)
  5. x <= y (x lebih kecil atau sama dengan y)
  6. Operator and menggunakan &&
  7. Operator or menggunakan ||
  8. Operator tidak menggunakan not
    1. Operator Logika :
  1. Pernyataan
Merupakan instruksi atau perintah yang akan dikerjakan selama eksekusi program.
Sebuah program terdiri dari beberapa pernyataan. Jenis pernyataan :
  1. Pernyataan penunjukan
c=sqrt(pow(a,2)+pow(b,2));
  1. Pernyataan pemanggilan fungsi
tukar (x,y);
  1. Pernyataan Pengendalian Program
for(i=1;i<=4;i++)